Adab Jamaah

Bismillahirrahmanirrahim

MAJELIS DZIKIR

AL-JABBAR

(Jalan Menuju Ketenangan Jiwa)

Syaikh Zainurrahman

Tujuan Majelis:

  1. Syiar Islam
  2. Mendidik diri menjadi ahlul-dzikir
  3. Menyelami ajaran hakikat meraih mutiara firman dan hadist
  4. Menelusuri rimba ilmu, memetik buah iman
  5. Mengarungi samudera makrifat, menemui diri sendiri
  6. Meningkatkan pemahaman dan memperdalam ilmu agama
  7. Membela haq dan membasmi bathil

Sanjung dan salam kepada:

  1. Rasulullah Muhammad bin Abdullah SAW
  2. Sayyidina Abubakar, Umar, Ustman dan Aly
  3. Nabiyullah Adam AS
  4. Nabiyullah Khidir AS
  5. Nabiyullah Ibrahim AS
  6. Nabiyullah Musa AS
  7. Al-Muhaqqiq Lukman alHakim
  8. Al-Muhaqqiq Sayyidina Akasah
  9. Syaikhullah Muhammad Rifa’i Abdul Shalih Syekh Sulthan Nurul Rijaal

10.  Syaikhullah Muhammad Samman Almadany

11.  Khususan Al-Quthuburrabbany Syaikh Abdul Qadir Jailany Albaghdadi

12.  Khususan Al-Aarifiin Al Manshur Al-Hallaj

13.  Khususan Ahlul Wihdatulwujuud Syaikh Siti Jenar

14.  Alhabib Idrus bin Salim Aljufrie

15.  Al-Mursyid Samman

16.  Al-Mursyid Abdjan bin Haji Muhiddin

17.  Al-Amiir Zainurrahman Sehan Al’abraaj

18.  Al-Amiir Ridwan Ajid

19.  Al-Amiir Suwardi bin Abdullah

20.  Al-Amiir Abdul Hajar Ismail

21.  Al-Amiir Sufriyono Tirta Dikrama

Adab Jama’ah

Fi’liyah

  1. Sesungguhnya manusia mengalami persaksian akan tiada Tuhan selain Allah sebanyak 3 kali, yaitu syahadat alam Arwah, syahadat alam arham dan syahadat alam Syuhudul af’al.
  2. Seluruh manusia dilahirkan dalam keadaan suci bersih, orang tuanya yang mengagamakan dan lingkunganlah yang merubah dan pengalaman yang membentuknya.
  3. Sesungguhnya Adam merupakan manusia pertama namun bukan yang paling pertama.
  4. Ibadah shalat didirikan untuk mengingat Allah dan tidak ada penggantinya. Didalam shalat terdiri syahadat, puasa, zakat dan haji.
  5. Ada tiga perkara yang wajib diperhatikan oleh setiap Mukmin di dalam seluruh keadaan, yaitu melaksanakan perintah allah, menjauhi segala larangan dan ridha dengan ketentuan-ketentuanNya.
  6. Ikutilah seluruh ajaran Muhammad dan tidak boleh merubah jalan yang telah diajarkan tanpa adanya ilmu.
  7. Bersabarlah selalu dalam menghadapi segala ujian.
  8. Bertobatlah selalu dikala mengingat dosa.
  9. Bersyukurlah selalu dikala mengingat nikmat.
  10. Jangan pernah berdecak kagum dengan perhiasan dunia yang dimiliki oleh orang kafir.
  11. Senantiasa bersedekah setiap hari.
  12. Senantiasa menyampaikan ilmu walaupun hanya satu ayat.
  13. Senantiasa memikirkan segala kejadian dan mengambil hikmah dari kejadian tersebut.
  14. Senantiasa menyebut ismuzzat disetiap helaan nafas jika teringat.
  15. Senantiasa merasa gembira mendengar bacaan Al-Qur’an dan bersalawat saat mendengar nama Rasulullah Muhammad SAW disebut.
  16. Senantiasa membaca ayat-ayat Al-Qur’an beserta artinya dan berusaha memahaminya dengan ilmu dan nur.
  17. Senantiasa memaafkan segala kesalahan orang lain dan mendoakan orang yang baik.
  18. Senantiasa memandang dunia ke bawah dan memandang akhirat ke atas.
  19. Senantiasa mendoakan orang tua disetiap sujud terakhir.
  20. Senantiasa bermanis muka dengan senyuman yang tulus.
  21. Senantiasa menjaga pandangan, ucapan dan pikiran serta perbuatan dari maksiat.
  22. Senantiasa menjaga perbuatan dan ucapan dari menyinggung atau menyakiti hati orang lain.
  23. Senantiasa berbagi makanan, minuman dan pakaian kepada yang membutuhkan.
  24. Senantiasa membantu dan melindungi siapapun yang dizhalimi.
  25. Senantiasa menyimak segala penyampaian hal yang bermanfaat meskipun yang menyampaikan adalah seorang yang jahat.
  26. Berbakti pada guru

Qalbiyah:

  1. Senantiasa mengingat Allah saat susah dan senang.
  2. Senantiasa merasa dilihat oleh Allah.
  3. Senantiasa mengenang para nabi dan wali.
  4. Senantiasa merindukan Rasulullah Muhammad SAW.
  5. Senantiasa menyelimuti hati dan menghalang rasa cinta dunia masuk kedalamnya.
  6. Senantiasa menangisi dosa dan salah.
  7. Senantiasa merasa puas dengan nikmat yang ada, dan merasa haus dengan amal yang ada.
  8. Senantiasa rendah hati pada orang berilmu dan baja pada orang kafir.
  9. Senantiasa mendahulukan Allah, Rasul, Wali dan kedua orang tua di dalam hati.
  10. Senantiasa bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusanNya.
  11. Senantiasa mengakui kelemahan hati dan mensyukuri kekuatan hati yang Allah berikan.
  12. Senantiasa menyebut ismuzzat disetiap gerak hati jika teringat.
  13. Senantiasa mendobrak batu hati dengan tahlil dan takbir.
  14. Senantiasa bersabar dan menahan amarah.
  15. Senantiasa mengisi hati dengan ilmu akhirat dan mengisi akal dengan ilmu dunia.
  16. Senantiasa mempertajam pandangan mata bathin.
  17. Senantiasa merasa iba pada fakir miskin dan orang yang dizhalimi.
  18. Senantiasa merasa bahagia dan merasa cukup dengan pemberian.
  19. Senantiasa menghindarkan hati dari bid’ah dan syirik halus maupun kasar.
  20. Senantiasa ikhlas pada sunnatullah dan berusaha menggapai makrifat.
  21. Senantiasa membenci iblis sebagaimana membenci musuh.
  22. Senantiasa merindukan Makkah dan Madinah.
  23. Senantiasa menutup hati dari berghibah dan berfitnah.
  24. Senantiasa menjaga hati dari bercabang-cabang.
  25. Senantiasa menjaga hati dari membenci orang beriman dan berilmu.
  26. Senantiasa membersihkan hati dari sifat-sifat mazhmumah dan mengisinya dengan sifat-sifat mahmudah.

Qauliyah:

  1. Senantiasa menjaga lidah dari berdusta.
  2. Senantiasa menjaga lidah dari menyakiti hati orang lain.
  3. Senantiasa menggerakkan lidah menyebut dzikir.
  4. Senantiasa membersihkan lidah dari perkataan kotor.
  5. Senantiasa berkata jujur dan apa adanya.
  6. Senantiasa diam jika tidak ada yang perlu dibicarakan.
  7. Senantiasa menjaga lidah dari menyampaikan ilmu yang menyesatkan.
  8. Senantiasa menjaga lidah dari membuat keputusan atau klaim yang tidak benar kepada orang lain.
  9. Senantiasa menunda ucapan jika tidak yakin akan kebenarannya.
  10. Senantiasa bermanis kata pada kedua orang tua, guru, jama’ah dan juga pada orang yang berilmu.
  11. Senantiasa mengucapkan dzikir Tahlilullisan.
  12. Senantiasa beristighfar saat berkumur.
  13. Senantiasa menghindari hina, ghibah dan namimah yang menyakitkan perasaan orang lain.
  14. Senantiasa melafazhkan ayat Al-Qur’an disaat teringat ayat-ayat tertentu.
  15. Tidak berbicara hal-hal duniawi di dalam masjid.
  16. Tidak berbicara diantara maghrib dan isya selain berbicara mengenai ilmu yang bermanfaat.
  17. Senantiasa menyampaikan salam.
  18. Senantiasa meminta maaf dan berterima kasih.
  19. Senantiasa merendahkan suara saat berbicara meskipun di dalam keadaan marah.
  20. Tidak pernah menyela pembicaraan orang.
  21. Tidak pernah menyatakan orang bersalah selain mengungkapkan kebenaran.
  22. Senantiasa menyimpan suara di saat wirid selain dzikir lisani (dzikir bersama).
  23. Senantiasa menyampaikan ilmu majelis kepada orang lain dan mengajak mereka untuk berba’yat.
  24. Tidak pernah mengucapkan amalan atau menceritakannya di waktu dan tempat yang tidak wajar.
  25. Tidak pernah mengiyakan ucapan orang lain yang menjelek-jelekan orang lainnya, meskipun itu benar.
  26. Senantiasa menjaga lidah dari membuka kekurangan orang lain meskipun itu benar.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.